Wajo Belajar Layanan Kesehatan Dasar di Bulukumba

BULUKUMBA,BB – Tim Pokja Kesehatan Kabupaten Wajo mengunjungi Bulukumba untuk melihat langsung praktek-praktek layanan kesehatan dasar untuk meningkatkan pengetahuan dan berbagi pengalaman dengan masyarakat Bulukumba.

Tim Pokja ini terbagi dalam dua grup dengan total peserta sekira 180 orang yang terdiri dari camat, kepala desa, kepala puskesmas dan masyarakat Kabupaten Wajo.

Mereka mengunjungi dua desa yakni Desa Manjalling Kecamatan Ujungloe dan Desa Bialo Kecamatan Gantarang pada hari Rabu-Kamis, 21-22 Agustus 2013. Di kedua desa ini, mereka belajar dan berbagi pengalaman dengan warga Desa Manjalling dengan program Posyandu-nya dan Gerakan Sayang Ibu yang salah satu kegiatan inovatifnya Kelas Ibu Hamil.

Adapun di Desa Bialo, rombongan dari Kabupaten Wajo ini belajar terhadap pembuatan jamban keluarga (JAGA) dan Sistem Pengolahan Air Limbah (SPAL) rumah tangga.  Standar Biaya pembuatan SPAL sebesar 1,5 juta yang berasal dari dana Alokasi Dana Desa dan swadaya masyarakat.

BACA JUGA:   Manfaat dan Kelas Yoga di BKS Iyengar Indonesia

Menurut anggota Pokja dari Bialo Rudy Awan, limbah rumah tangga atau comberan itu terlihat sepele, namun bisa menjadi bahan konflik antar tetangga, sehingga dengan demikian untuk mencegah hal tersebut diperlukan pengelolaan limbah dengan baik. Disamping untuk menjaga kerukunan warga, kesehatan warga juga bisa terjaga dengan adanya lingkungan yang bersih. “Namun kami bersyukur biaya pembuatan SPAL itu bisa diminimalisir karena materialnya berlimpah di desa kami seperti batu, kerikil dan pasir, yang dibeli hanya seperti semen. “ ungkapnya.

Salah seorang rombongan dari Wajo yakni Lurah Tancung Kecamatan Tanasitolo, Idham Ibrahim memberikan apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh masyarakat di Kabupaten Bulukumba, khususnya dari Desa Manjalling yang sangat memperhatikan kader posyandunya dengan memberikan insentif yang lebih besar dibanding yang dilakukan di daerahnya.

Iklan Iklan

Menurutnya hal tersebut akan memberikan motivasi kepada kader posyandu untuk lebih aktif lagi melaksanakan kegiatan posyandu.
Kegiatan pertukaran teknis ini merupakan rangkaian dari Program Prima Kesehatan yang dilaksanakan oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) kerjasama dengan tiga kabupaten di Sulawesi Selatan yakni Bulukumba, Barru dan Wajo. Ketiga kabupaten ini saling mengunjungi untuk mendapatkan pembelajaran dalam membangun kesehatan masyarakat.

BACA JUGA:   Manfaat dan Kelas Yoga di BKS Iyengar Indonesia

Salah seorang Konsultan Prima Kesehatan Burhanuddin Kadir, yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa pertukaran teknis ini menjadi ajang belajar bersama para pelaku program dalam bertukar pengalaman kedua kabupaten, sehingga praktek baik yang telah dilakukan dapat diadopsi di wilayah desa kelurahan masing-masing. Karena program ini dinilai berhasil sehingga dia berharap program Prima Kesehatan ini dapat direplikasi secara regional maupun nasional, kata mantan Kepala Bappeda Bulukumba ini.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Tim Implementasi Kabupaten (TIK) Prima Kesehatan, Wahyuddin, Di Bulukumba sendiri pada tahun 2014 tetap melanjutkan program ini dengan nama memberikan nama program Peningkatan Kesehatan Masyarakat yang dilaksanakan oleh 136 desa kelurahan se Kabupaten Bulukumba.

BACA JUGA:   Yuk Ikut Seminar Peluang Usaha MCI di Bulukumba, Gratis

Laporan: cr12/JB/HMS

Kesehatan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait