RSUD Bulukumba Dapat Pinjaman Rp 83,501 Miliar

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA,BB – Pusat Investasi Pemerintah (PIP) memberikan pinjaman senilai Rp83,501 Miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Pemberian pinjaman kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba ini ditujukan untuk Pengembangan RSUD Tipe C Haji Andi Sulthan Daeng Radja.

Dalam keterangan tertulis, Jumat 20 september 2013, pinjaman diberikan dengan jangka waktu pinjaman 5 tahun dan masa tenggang pembayaran pokok (grace period)  18 bulan dengan tingkat suku bunga 9,25 persen efektif per tahun.

Bacaan Lainnya

Perjanjian pinjaman ini ditandatangani bersama Kepala Pusat Investasi Pemerintah Soritaon Siregar dan Bupati H Zainuddin Hasan pada hari Jumat, 20 September 2013 di Kantor Bupati Bulukumba.

BACA JUGA:   SYL Resmikan IGD Terbesar se-Sulawesi Selatan di Bulukumba

Saat ini RSUD Tipe C Haji Andi Sulthan Daeng Radja memiliki keterbatasan ruang rawat inap untuk menampung jumlah pasien yang semakin bertambah. Untuk itu, PIP memahami bahwa Pengembangan  RSUD Tipe C Haji Andi Sulthan Daeng Radja sangat dibutuhkan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya kelas III dalam memberikan pelayanan Jamkemas dan Jamkesda.

PIP menyetujui pemberian pinjaman ini setelah melakukan analisis kelayakan terhadap kemampuan keuangan Kabupaten Bulukumba, dan proyek RSUD Andi Sulthan Daeng Radja sendiri.  Selain itu PIP juga mempertimbangkan aspek kebutuhan layanan kesehatan dan kebijakan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terkait dengan pengembangan RSU tersebut.

PIP mengharapkan Pemerintah Kabupaten Bulukumba menggunakan pinjaman ini secara transparan dan accountable. Selain itu PIP mengharapkan dukungan masyarakat untuk turut serta mensukseskan pembangunan RSUD Tipe C Haji Andi Sulthan Daeng Radja ini. Itu sebabnya, penandatanganan perjanjian pinjaman ini dilakukan di Kabupaten Bulukumba agar masyarakat dapat turut menyaksikan.

BACA JUGA:   Innalillah, Bayi Yang Dibuang di Ponre Meninggal Dunia

PIP sangat proaktif dalam hal mendukung pembangunan infrastruktur daerah, yang dapat dinikmati langsung oleh rakyat, melalui pembiayaan seperti pembangunan rumah sakit, pasar, jalan atau listrik. PIP berusaha menjalankan peran sebagai katalis dalam percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat ekonomi, sosial dan/atau manfat lainnya kepada masyarakat.

Selanjutnya, PIP berharap dapat terus memberikan kontribusi berupa pembiayaan kepada Pemda-pemda. Ini merupakan salah satu bentuk manifestasi peran PIP dalam mempercepat pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di daerah.

Laporan: cr12/PR

Pos terkait