Hasil Pilkada Riau 2013 Putaran 2: Aman 59,91% & Hebat 40,09%

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

PEKANBARU,BB – Pasangan Annas Maamun – Arsyadjuliandi Rachman (Aman) menjadi pemenang pada pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Provinsi Riau putaran kedua versi perhitungan cepat atau quick count.

Aman menurut hasil quick count pemilihan gubernur Provinsi Riau yang digelar oleh Indo Barometer pada 27 November 2013, mendapatakan 59,91% suara. Sementara saingannya Herman Abdullah – Agus Widayat meraih 40,09%. Keunggulan Annas – Arsyad dibandingkan Herman – Agus hampir 20% total suara dari jumlah suara masuk 98 persen..

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   Hasil update quick count Pileg 2014 Metro TV

Keunggulan Annas – Arsyad semakin memperkukuh keunggulannya di pemilihan gubernur putaran pertama. Berdasarkan hasil perhitungan KPU pada putaran pertama, Annas – Arsyad (28,83%) dan Herman – Agus (23,00%). Pada putaran pertama terdiri dari 5 pasangan calon dan tidak ada pasangan calon yang memperoleh >30% untuk keluar sebagai pemenang pemilihan gubernur sesuai peraturan undang-undang.

Pilkada Riau Putaran Kedua di sebuah TPS Sepi, foto halloriau
Pilkada Riau Putaran Kedua di sebuah TPS Sepi, foto halloriau

Adapun jumlah partisipasi pemilih pada Pilkada putaran kedua menurut quick count mengalami penurunan. Jumlah partisipasi pada putaran kedua hanya 55,39 sedangkan pada putaran pertama mencapai 61,31 persen. Quick count pemilihan gubernur Provinsi Riau
dilaksanakan di 300 TPS sebagai sampel dari 11.669 TPS yang tersebar di 12 Kabupaten/kota di Provinsi Riau. Quick count menggunakan metode multi stage random sampling , yaitu metode acak bertingkat dengan mengambil sampel di seluruh Kabupaten/kota di Provinsi Riau.

BACA JUGA:   Inilah hasil quick count Pemilu Legislatif versi Kompas.com

Hasil ini bersifat sementara, sedangkan hasil final berdasar rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang rencananya diumumkan 4 Desember 2013. Download siaran pers Indo Barometer tentang hasil quick count pilkada Riau putaran kedua di sini.

Laporan: Jabbar Bahring/PR

Pos terkait