KPU: 54.692 Pemilih Belum Valid

oleh

JAKARTA, BB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan perkembangan terakhir tersisa 54,692 yang belum valid Nomor Induk Kependudukan (NIK) nya.

“Jumlah kesuluruhan NIK yang tersisa, dari 3,327,502 yang sudah diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang sudah tersaring Sistem Daftar Pemilih (Sidalih) ada 54,692 data pemilih NIK invalid atau belum diberikan NIK,” kata Anggota KPU, Ferry Kurnia Rizkiansyah, dalam Rapat Pleneo Terbuka Penyempurnaan Rekapitulasi DPT Nasional, bersama KPU, Bawaslu, Kemendagri dan Partai Politik, Rabu 4 Desember 2013.

Loading...

Dari 54,692 data pemilih tersisa tersebut, Ferry memaparkan, terdiri dari 374 orang pemilih yang tanggal lahirnya invalid, dan 54,318 ribu yang alamatnya invalid. “Sehingga belum bisa dikategorikan NIK valid,” ujarnya.

Untuk data tersisa tersebut, Ferry menegaskan untuk hasil satu bulan masa perbaikan sejak ditetapkan pada 4 November lalu, KPU telah memberikan data yang membuktikan keberadaan pemilih tersebut benar-benar ada.

“Teman-teman provinsi telah memberikan sebuah data, baik itu itu data dari instantsi terkait bahwa pemilh tersebut valid tidak fiktif,” tuturnya.

Laporan: cr16/Wijaya Mappasomba

Loading...