Kajang Dapat Dana Bantuan PNPM Rp2,525 Miliar

oleh

BULUKUMBA,BB – Untuk tahun 2014 nanti, Kecamatan Kajang masih menjadi sasaran pelaksanaan program pemerintah pusat. Sebelumnya Kecamatan Kajang juga mendapatkan program bedah rumah. Melalui program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI) yang dilaksanakan Direktorat Penanggulangan Kemiskinan Bappenas, Kecamatan Kajang mendapat kucuran anggaran sebesar Rp2.525 Miliar yang akan dilaksanakan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan.

Hal ini disampaikan oleh Deputi PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Sulawesi Selatan, Ammas pada rapat koordinasi persiapan pelaksanaan program MP3KI di Kabupaten Bulukumba, Rabu (18/12) di Ruang Rapat Wakil Bupati Bulukumba. Rapat yang dibuka oleh Wakil Bupati H Syamsuddin dihadiri oleh Fasilitator Kecamatan Kajang dan Fasilitator Kabupaten PNPM Mandiri Perdesaan, para kepala SKPD yang terkait dan pokja dari unsur masyarakat.

Loading...

Ammas mengatakan dana Rp2,525 milyar itu akan dipergunakan untuk pelaksanaan 2 kegiatan utama yakni pelatihan kepada masyarakat miskin dan pembangunan infrastrukur desa. Pelatihan, lanjut Ammas akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sedangkan fisik akan dibangun infrastruktur seperti sanitasi, air bersih, pembangunan embung, tanggul, proteksi tebing, sumur bor atau penampungan air. Infrastruktur juga dapat berupa jalanan, talud dan jembatan.

Dalam MP3KI ini mekanisme pelaksanaan PNPM MP berbeda dengan pola yang selama ini telah dilaksanakan, kalau selama ini pelaksanaan dilakukan dimasing-masing desa, maka MP3KI ini tim pelaksananya berada di kecamatan yang akan membentuk Pokja yang akan melaksanakan kegiatan pada desa yang telah ditentukan.  Selain itu pola pembiayaannya juga berbeda, pada program ini semua yang bekerja harus diupah, beda dengan PNPM sebelumnya yang menekankan pekerjaan pada swadaya masyarakat. “Usulan kegiatan juga harus bersinergi dengan desa lain, sebagai upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan secara merata” ujar Ammas dalam pemaparannya.

Salah seorang fasilitator kecamatan, Rasyidin menyampaikan bahwa sebenarnya MP3KI merupakan masten plan pemerintah pusat dalam penanggulangan kemiskinan, sehingga tujuan program ini tidak berbeda program kemiskinan lainnya, dan program ini dapat dikatakan sebagai program “keroyokan”  terhadap upaya penanggulangan kemiskinan. “Karena PNPM Mandiri Perdesaan dinilai sudah memiliki kelembagaan di masyarakat, sehingga metode ini dipilih sebagai metode pelaksanaan dari program MP3KI” pungkas Rasyidin.

Laporan: cr15/Ulla

Loading...