Petani Terima Bantuan pada Hari Perkebunan

oleh

BULUKUMBA,BB – Untuk Pertama Kalinya Peringatan hari Perkebunan yang jatuh setiap tanggal 23 dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba, peringatan ini dilaksanakan pada Apel Gabungan SKPD yang dipimpin, oleh Bupati Bulukumba H Zainuddin Hasan, Senin (23/12) di halaman Kantor Bupati.

Sebanyak 7 orang menerima penghargaan di bidang pertanian atas konstribusi dan prestasinya dalam mengembangkan komoditas perkebunan, diantaranya Kepala Desa Mattirowalie Kec Kindang Abri, S.Pd. Selain penghargaan tersebut, Pemkab Bulukumba melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan juga memberikan bantuan alat pertanian kepada 3 orang petani, seperti alat pengolahan kopi, perajang tembakau dan alat panen tembakau. Penghargaan dan bantuan tersebut diserahkan oleh Bupati Zainuddin Hasan didampingi oleh Sekretaris Daerah A Bau Amal dan Kadis Kehutanan dan Perkebunan Misbawati A Wawo.

Loading...

Pada peringatan ini juga Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Alfian Mallihungan menerima 1 unit mobil layanan konsultasi Lembaga Kesejahteraan Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) yang merupakan bantuan dari Kementerian Sosial RI. Selain itu Zainuddin juga menyerahkan 1 unit mobil tangki air bersih kapasitas 5000 liter dari bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta dua unit mobil pemadam kebakaran yang bersumber dari APBD Bulukumba tahun 2013 kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPD) Akrim Andi Amir.

Bupati Zainuddin Hasan membacakan sambutan seragam Menteri Pertanian RI, dalam sambutannya mengatakan bahwa kedepan peran perkebunan akan tetap penting, bahkan lebih penting.  Karena pembangunan perkebunan juga dituntut untuk mampu memecahkan berbagai permasalahan pembangunan nasional kedepan, seperti masalah kemiskinan dan kesempatan kerja, penyediaan makanan dan energy, pemerataan pembangunan, pelestarian fungsi lingkungan hidup, serta kelestarian sosial budaya masyarakat.

Sekedar informasi penerimaan devisa ekspor perkebunan tahun 2012 secara nasional mencapai lebih dari US$ 31,69 milyar, terutama dari produk-produk kelapa sawit sebesar US$ 12,05 Milyar, sisanya adalah produksi karet, kakao, kopi dan kelapa. Pendapatan devisa ekspor tersebut adalah kedua terbesar setelah non migas. Dari gambaran ini, selain sawit, komoditi tersebut merupakan komoditas yang dibudidayakan oleh masyarakat tani Kabupaten Bulukumba.

Laporan: cr13/Ullah

Loading...