Jadi Tersangka, Bendahara Golkar Bulukumba Segera Ditahan

oleh

BULUKUMBA,BB – Pihak Kepolisian Resort Bulukumba dalam waktu dekat akan menahan dua orang tersangka korupsi pada kasus pengadaan perangakat teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Bulukumba. Keduanya adalah bendahara Partai Golkar Bulukumba, Arifuddin dan pejabat pembuat komitmen Muhammad Ajis.

Mereka diduga melakukan mark-up pada kasus pengadaan perangakat teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Bulukumba menghabiskan anggaran senilai Rp 2,14 miliar. Menurut Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resort Bulukumba Ajun Komisaris Polisi Syarifuddin, keduanya dalam waktu dekat akan ditahan. “Belum ditahan karena masih proses pemeriksaan saksi dan menunggu hasil audit kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Bangunan,”kata Syarifuddin saat dihubungi BeritaBulukumba.com Jumat 27 Desember 2013.

Loading...

Muhammad Ajis dan Arifuddin menurut Syarifuddin adalah orang yang bertanggung jawab pada proyek yang diduga ada mark-up itu. Arifuddin, yang juga Direktur CV Sumber Harapan, sebelumnya menyangkal terlibat proyek pengadaan TIK yang diperuntukan 85 sekolah di Bulukumba itu. Ia berkilah perusahaan yang dikelolalnya tak mengerjakan proyek tersebut.

Laporan: cr19/Jhe/MJ

Loading...