Petani Bantaeng dan Bulukumba Rebutan Di Perbatasan

Gambar Gravatar
  • Whatsapp

BULUKUMBA, BB – Dua kelompok petani dari Kabupaten Bulukumba dan Bantaeng berebut aliran air dari sungai Bialo yang terletak di Dusun Kulempang, Kecamatan Bantaeng.

Kelompok Petani Bulukumba tak menerima aliran air yang selama ini hanya untuk areal persawahan di Gantarang harus berbagi ke Bantaeng. Padahal menurut petani, aliran sungai tersebut masih belum mencukupi untuk petani Buukumba khususnya di Kecamatan Gantarang.

Bacaan Lainnya

Keributan pecah saat kedua kubu bertemu di perbatasan Senin 18 Maret 2013. Keduanya terlibat adu mulut terkait proyek Bendungan Bayang Bayang dan saluran pipa air yang menuju ke wilayah Bantaeng.

BACA JUGA:   Zainuddin Hasan: Air Tidak Boleh ke Kabupaten Lain

“Kita (Petani Bulukumba) ini masih kekurangan air pak, masa mau lagi dialiri ke keluar (Bantaeng),”ujar salah seorang petani Bulukumba.

Beruntung kejadian ini tidak berlanjut setelah sejumlah aparat Kepolisian dan TNI menenangkan kedua kubu yang bertikai.

Perebutan aliran sungai ini terjadi sudah lama. Namun, suasana tidak kondusif kembali terjadi setelah warga setempat mengetahui ada pembangunan proyek irigasi Bayang Bayang.

Kedua kubu kini berharap ada solusi dari Pemkab Bulukumba dan Bantaeng agar tidak merugikan masyarakat yang sebagian besar adalah petani.

Laporan: Diva Alodia

Pos terkait