Dian Fossey, Perempuan “Pemburu” Gorila Meninggal Sadis

oleh

CALIFORNIA,BB- Dian Fossey yang hari ini tampil di halaman muka Google adalah seorang peneliti hewan. Ia terkenal sebagai ahli zoologi dan etologi.

Dian Fossey terkenal saat melakukan penelitian terhadap keluarga gorila di Rwanda selama 18 tahun. Atas semangatnya itu, Dian Fossey sempat dibuatkan film layar lebar dengan judul Gorillas in the Mist. Film ini dibintangi oleh Sigourney Weaver.

Loading...

Tepat hari ini, Google.com turut memperingati hari kelahirnan Dian Fossey yang ke-82. Ia lahir tanggal 16 Januari 1932. Dalam karirnya ia terkenal sebagai Trimates. Julukan primatologi pun melekat bersama dua rekan ahli lainnya ( Goodall meneliti simpanse dan Galdikas meneliti orangutan).

Dian Fossey ditemukan meninggal secara sadis di rumahnya pada tanggal 26 Desember 1985, pada usia 53 tahun. Salah satu dari muridnya ditangkap sebagai tersangka empat tahun kemudian. Saudara ipar dari bekas presiden Rwanda, Protais Zigiranyirazo, juga disebut-sebut terlibat dalam pembunuhan Fossey. Protais Zigiranyirazo yang menjadi gubernur di provinsi tempat Fossey bekerja, mempunyai kepentingan untuk mengekspoilitasi gorila, yang sangat ditentang Fossey.

Protais Zigiranyirazo juga dianggap bertanggung jawab atas kematian 800.000 warga Rwanda (Genosida Rwanda) pada tahun 1994. Beberapa bulan sebelum kematiannya, Dian Fossey menandatangani perjanjian dengan Warner Bros yang ingin membuat film dari bukunya yang terkenal, Gorillas in the Mist. Perjanjian ini menghasilkan uang satu juta dollar untuk Fossey.

Laporan: cr18/Rival/man/Wiki – Foto Credit National Geographic

Loading...