Perseteruan Barcelona dan Real Madrid Kembali Memanas

oleh

Barcelona,BB- Perseteruan Barcelona dan Real Madrid kembali memanas. Hal ini bermula saat terungkapnya kasus transfer Neymar. Melalui presiden Josep Maria Bartomeu, Barcelona menggertak Real Madrid yang dianggap mereka bertanggung jawab atas terungkapnya kasus transfer Neymar. Menurut presiden Josep Maria Bartomeu, kubu Madrid cemburu atas kesuksesan Barca dalam beberapa tahun terakhir.

Begitu kasus transfer Neymar usai, pihaknya siap mengajukan tuntutan kepada pihak yang telah membocorkan isi kontrak pemain asal Brazil tersebut ungkap Bartomeu. Barcelona juga siap memejahijaukan media yang membocorkan kontrak Neymar kepada publik.

Loading...

Menurut Bartomeu, pihak tersebut bukanlah Jordi Cases, seorang member Barca yang menuntut Sandro Rosell mengungkap transfer Neymar. Pihak itu tak lain adalah kubu Madrid.

“Kami tidak akan mengambil langkah hukum terhadap Jordi Cases karena ada bukti dirinya tidak bertanggungjawab atas pengungkapan dokumen kepada publik. Kami akan mempertahankan diri dari ancaman sumber yang mengungkap isi kontrak Neymar. Mungkin saja koran El Mundo (yang pertama kali mengungkap isi dokumen) akan kami tuntut”ungkap Bartomeu.

Yang menjadi pertanyaan besar mengapa kubu Madrid berbuat seperti itu? Bartomeu beramsumsi bahwa mereka tidak bisa menerima kenyataan bahwa Barcelona memiliki dua pemain terbaik dunia seperti Lionel Messi dan Neymar. Dan juga menurut Bartomeu, kubu Madrid cemburu melihat Barca yang mendominasi Liga Spayol pada saat ini.

Nah, apakah transfer Neymar kemudian menjadi ajang bagi media dari masing-masing kubu untuk berlomba membuka ‘borok’ sang seteru? Dengan selisih Barca-Madrid yang cuma satu poin, peluang isu-isu panas terungkap dalam beberapa bulan ke depan makin terbuka.

Loading...